Thailand Trip (day - 5) : Berawal dari Pad Thai
| Chao Phraya di malam hari |
Kala itu hari minggu, dimana kita sudah merencanakan seharian itu untuk mengarungi chao phraya. Dan esoknya kita akan pergi ke Pattaya. Tetapi rencana tinggal rencana. Dan kita sebagai manusia tidak bisa menduga apa yang akan terjadi nantinya. Pagi itu saya sudah siap-siap untuk memulai perjalanan hari ini, begitu juga si kecil. Tapi ternyata kondisi ayah tidak memungkinkan. Kita tidak pernah menduga sebelumnya. Padahal pagi-pagi sekali ketika beliau ke seven eleven untuk membeli roti, beliau masih oke-oke saja. Tetapi kenapa sekarang perutnya kesakitan dan harus bolak - balik kamar mandi? Ternyata berdasarkan pengakuannya, kalau semalam beliau beli Pad Thai yang di pinggir jalan raya. Waktu itu yang penting lihat label halalnya, jadi nggak mikirin yang lainnya. Entah itu apakah karena kurang bersih, ataukah karena agak pedas, atau mungkin juga karena togenya yang mentah. Entahlah, yang pasti ayah itu perutnya memang rada-rada sensitif. Alhamdulillah juga saya ketiduran semalam, jadi nggak sempat makan Pad Thainya. Sehingga setelah kejadian itu, ayah kalau lihat Pad Thai rada-rada trauma gitu, dan ia nggak mau lagi makan Pad Thai.
Sebenarnya di hotel, saya sudah bosen, begitu juga maisa sudah uring-uringan pengen keluar. Tapi kalo ayah ditinggal kasihan juga.
Menjelang dzuhur ayah merasa kondisi perutnya sudah mulai membaik. Alhamdulillah, setidaknya saya tidak melewatkan seharian itu hanya di hotel saja.
Setelah Dzuhur kita keluar dari hotel dan ayah pun sudah yakin, bahwa beliau akan baik-baik saja. Kemudian kami memutuskan untuk makan di restoran muslim Thailand di dekat mesjid Darul Aman. Letaknya di seberang hotel yang kita inapi, persisnya si Petchaburi Road 7 alley. Disekitar daerah ini menjual makanan-makanan yang halal, selain makanan thailand ada yang menjual makanan timur tengah dan india. Di sini juga ada yang berjualan ala kaki lima. Insya Allah di sini makanannya halal. Tapi tetap harus memperhatikan kebersihannya, jangan sampai kayak ayah :-). Karena makanan itu tidak hanya halal tetapi juga thoyib.
Untuk menyusuri chao praya bagi pengguna BTS turun di Saphan Taksin station, nanti ada petunjuk arah menuju central pier (Sathorn pier). Kami sampai di central pier sudah jam 2 siang. Karena waktu itu peak season, maka untuk naik boat tetap ramai antriannya. Alhamdulillah karena kita pergi dengan baby, jadi nggak perlu antri, kami dipersilahkan untuk masuk terlebih dahulu. Untuk mengarungi sungai chao phraya ini, kami membeli tiket terusan khusus untuk chao phraya tourist boat. Dan itu bisa kita gunakan seharian penuh. Harga tiket terusan 150 baht. Dan kita akan mendapatkan travel guide book kalau kita beli tiket terusan. Di dalam buku tersebut akan ada informasi destinasi apa saja yang bisa kita datangi di tiap - tiap pier.
Di atas kapal akan ada guide yang menerangkan bangunan apa saja yang kita lewati di chao phraya. Dan setiap berhenti di pier, akan diberitahukan objek wisata apa saja yang akan kita kunjungi di sekitar pier tersebut.
Karena kami datangnya sudah sangat siang, maka kami belum bisa mengunjungi grand palace hari itu. Informasi ini kami dapatkan dari guide yang berada di tourist boat. Betapa kecewanya kami dan juga touris-touris lain yang memang berniat ke sana. Grand palace di buka hanya sampai jam 3 siang.
Kami pun turun di Tha Tien Pier. Destinasi yang kami tuju adalah wat Pho. Kuil ini terkenal dengan Buddha tidurnya (Reclining Buddha). Panjang patung buddha tidur ini 46 meter. Untuk masuk ke wat Pho dikenakan biaya 50 baht. Wat Pho buka setiap hari dari jam 06.00 - 17.00. Untuk masuk ke area ini harus berpakaian sopan. Di dalam buddha tidur ini, beberapa pengunjung memasukan uang-uang logam ke dalam bejana-bejana yang di sediakan atau dengan menggantungkan uang-uang kertas. Dan ada pula yang menggantungkan uang kertas rupiah.
| reclining buddha di wat pho |
| salah satu candi di wat pho |
| ada rupiah juga yang ikut tergantung |
Tidak afdol kayaknya kalau ke Bangkok tidak mencoba Mango Sticky Rice. Maka saya pun mencoba makanan tersebut di food street sekitar Tha Tien Pier. Ah... rasanya segar dan enak banget. Selain itu di Bangkok banyak sekali menjual buah potong dan aneka macam juice. Juice yang banyak dibeli oleh turis adalah juice delima. Mungkin di negaranya jarang ditemukan. Tapi memang buah-buahan di thailand ini melimpah ruah dan segar- segar.
| kapal khusus untuk menyeberang menuju Wat Arun |
Hari sudah sore, kami pun melanjutkan ke destinasi berikutnya, yaitu Wat Arun. Letak Wat Arun ini persis di tepi sungai Chao Phraya dan di seberang Tha Tien Pier. Untuk menuju ke sana kita harus naik kapal untuk menyeberangi sungai chao phraya ini. Dan tiket terusan tidak berlaku di sini. Karena kita pakai kapal khusus untuk menyeberang. Harga tiket perahu 2 baht sekali jalan. Waktu yang bagus untuk ke Wat Arun adalah sore hari menjelang malam. Kita akan mendapatkan hasil foto yang lebih bagus. Karena malam hari Wat Arun ini diselimuti cahaya lampu. Wat Arun merupakan salah satu landmark kota Bangkok.
| beberapa spot di Wat Arun |
Wat Arun mulai dibangun pada masa King Rama II (1809-1824) kemudian diselesaikan pada masa King Rama III (1824 - 1851). Tinggi menara utama dari Wat Arun ini setinggi 76 meter. Bangunan Wat Arun ini dihiasi oleh ribuan kerang dan potongan porselin cina yang berukuran kecil-kecil. Di lokasi Wat Arun ini kita juga bisa berfoto dengan menggunakan pakaian tradisional Thailand. Dan di Wat Arun pulalah kita bertemu pedagang souvenir yang mau terima pembayaran menggunakan rupiah.
Ketika langit sudah mulai gelap, kita pun meninggalkan Wat Arun menuju asiatique. Untuk cerita asiatiquenya bisa lihat di sini
Assalamua'laikum Bu.. Nama saya Winda.. Sy berencana akan pergi k Bangkok akhr bulan ini.. Kira2 hostel yg murah d skitar Bangkok d area mana y Bu??
ReplyDeleteWa'alaikum salam mba winda. Untuk hostel, maaf saya tidak bisa bantu. Karena dulu memang searchingnya hotel, mengingat saya pergi dengan baby. Tp kalo kawasan backpacker di bangkok daerah kaosan road. Tp hotel dibangkok rata2 lebih murah dibanding dengan hotel di Jakarta
Delete