Posts

Showing posts from March, 2014

Kopdar Pertamaku

Image
Tanggal 9 maret kemarin, saya berkesempatan menghadiri event pertama saya sebagai blogger. Sebelumnya sih suka pengen ikut beberapa event, tapi nggak pernah bisa, ada aja halangan. Namun sekalinya ikut event langsung event besar. Event yang saya ikuti kali ini adalah acara penganugerahan srikandi blogger 2014. Srikandi blogger merupakan acara yang diselenggarakan oleh KEB (kumpulan emak blogger). Acara ini diselenggarakan sebagai wujud penghargaan kepada para blogger yang bernaung dalam KEB yang dari tulisan - tulisan mereka telah memberikan manfaat. Bukan itu saja, selain sebagai blogger, dalam kehidupan keseharian mereka, mereka juga harus menebarkan manfaat. Apa yang bisa mereka kontribusikan di luar sana? Maka ketika pemilihan, setiap finalis harus mengutarakan visi misi mereka sebagai blogger.

A Surprise Gift Dari Yang Jauh Di Sana....

Image
Paket yang tidak terduga Bulan lalu saya mengajak anak - anak pergi ke toko buku. Saat saya ingin membeli novel yang genrenya romance (he.he.. mungkin efek jauh-jauhan ma si doi). Akhirnya pilihan novel yang akan saya beli jatuh pada karya Ilana Tan. Sebetulnya saya tidak tahu mengenai pengarang tersebut, belum pernah denger (apa karena saya yang kuper ya?). Maka novel berjudul "Sunshine Becomes You" sudah ada di tangan saya.  Maka malamnya saya mulai membacanya, dan dalam dua hari saya bisa menyelesaikan membaca novel tersebut. Ternyata saya sangat menikmati isi novel tersebut. Seakan - akan saya bisa menyelaminya dan masuk dalam cerita tersebut. Saya merasa saya melihat langsung peristiwa tersebut dan bisa membayangkan karakter - karakter tokohnya. Ya, saya menyukai gaya bahasanya dengan tutur kata yang sederhana tapi bisa membawa emosi si pembaca. Dan ternyata sang pengarang pun sebelum mengeluarkan novel ini, telah mengeluarkan novel tetralogi "Empat Mu...

Kids karate Exam

Image
Gaya dulu sebelum ujian Beberapa bulan yang lalu, di depan rumah, kami menemukan brosur tentang kegiatan karate yang akan diadakan di lingkungan sekitar komplek. Kebetulan tempat yang di pilih berada di blok kami. Maka ketika itu kak syifa pun langsung bilang mau ikut. Saya tanya kesungguhannya apakah serius atau tidak? setelah yakin, maka saya pun daftarkan kak syifa. Tetapi ternyata adiknya pun ingin ikut. Waktu itu, saya tidak yakin, apakah tsaqif bisa bergabung atau tidak? mengingat ia masih TK, dan badannya juga mungil. Maka saya beri pengertian dulu tsaqif, jika ternyata kebijakan dari pihak karatenya tsaqif belum bisa bergabung, tsaqif tidak boleh bersedih. Akhirnya tsaqif pun berjanji akan menerima keputusannya. Akhirnya tibalah hari yang dijanjikan untuk berlatih karate. Saat itu, jadwalnya pada malam hari setelah isya. Kemudian diantarlah mereka berdua menemui pelatihnya. Walaupun awalnya tsaqif belum diperbolehkan, karena melihat muka tsaqif yang mupeng  ba...

Ketika Mendapat Bahan Seragam

Image
Semakin hari pesta pernikahan semakin kreatif. Dulu yang menyusun acara cukup keluarga dekat saja, kini sudah ada event organizer. Dengan makin kreatifnya pesta pernikahan, maka semakin banyaknya dana yang harus dikeluarkan. Salah satu post dana yang dikeluarkan adalah untuk baju seragam. Baik untuk panitia ataupun keluarga dekat.  Beberapa waktu yang lalu anak sepupuku menikah, dan ternyata aku pun mendapat jatah bahan untuk seragam keluarga. Tetapi sayangnya adikku baru bisa memberikannya seminggu menjelang hari pernikahannya. Jelas betapa kalang kabutnya diri ini saat itu. Bukan apa -apa, bingung mau jahit dimana?  Kucobalah telpon yang dekat terlebih dahulu, kebetulan tetangga ada yang bisa jahit. Kutelpon beberapa kali nggak diangkat-angkat. Ya sudahlah, kuputuskan untuk mencari penjahit yang lain. Tapi masih bingung, modelnya bagaimana ya? Aku sedang tidak ingin membuat kebaya. Perasaan dari kemarin, setiap dapat baju seragam pernikahan, yang dibuat ke...

10 Tahun Sudah

Image
gambar diambil  dari sini Saat itu tepat tanggal 22 februari 2004 di kota hujan,  kita mengikat janji untuk bersama - sama berkomitmen mengarungi bahtera rumah tangga. Saat itu kita masih malu-malu, maklum kita nggak melalui proses pacaran. Jadi hanya dari senyuman kita masing-masing yang bisa memperlihatkan bahwa azzam kita sudah kuat untuk menggenapkan dien ini. Kita sama-sama menganggap pernikahan ini bukan hanya masalah cinta kasih semata, tetapi ada ibadah dibalik itu semua. Dengan telah genapnya dien kita, berarti apa yang kita lakukan harusnya memberikan hasil yang maksimal. Termasuk dalam ibadah, seharusnya lebih baik dibandingkan ketika masih single, karena ada yang memberi motivasi kita. Saat pertama kali kita saling menggenggam tangan dengan kuat, saat itulah kuyakin kalau dengan dirimu diri ini bisa lebih kuat. Saat genggaman tangan itu makin erat, saat itu pula kita berkeyakinan kalau kita akan saling menguatkan dalam kebaikan dan mengingatkan apabila...