Johor Bahru - Singapore trip (Part 4)


gambar diambil dari sini


Saatnya harus meninggalkan Johor bahru setelah menginap 2 malam di sana. Check out dari hotel jam 10.30 langsung menuju Sultan Iskandar checkpoint (imigration) dengan hanya berjalan kaki saja melalui pusat perbelanjaan Johor Bahru City Square. Karena jaraknya dekat sekali dengan hotel tempat kami menginap. Dibanding sewaktu kedatangan dulu, pemeriksaan kali ini tidak terlalu lama, hanya memakan waktu sekitar 15 menit saja.


Selama 2 hari di Johor Bahru kami hanya pergi ke tempat tujuan utama saja, yaitu hello kitty town dan legoland. Sebenarnya masih banyak tempat yang bisa kita kunjungi di Johor bahru, seperti: Sultan Abu Bakar mosque, state secretariat building, danga bay, grand palace, dan Arulmigu sri rajakaliamman glass temple. Tapi karena pergi dengan anak-anak, maka kami pun yang harus mengalah dengan keinginan mereka.

Setelah pemeriksaan imigrasi, kami mengambil bis menuju woodland (singapore imigration checkpoint). Tarif bis RM1,5. Tetapi kalau dari woodland menuju johor bahru tarif yang dikenakan SGD1,5.
Beda perlakuan ketika masuk ke malaysia dengan singapore. Ketika kita ingin masuk ke wilayah negara singapore kita harus mengisi satu form yang isinya biodata kita, tujuan kita, menginap di hotel apa,berapa lama, dsb. Sedangkan kalau ke malaysia hanya sebatas pemeriksaan passport saja.

Sampai woodland, ayah bilang kita naik taksi saja, mengingat barang bawaan kita yang cukup banyak. Akan sangat merepotkan jika harus naik MRT atau bis.

Di singapore kami menginap di parc sovereign hotel di albert street. Letaknya dekat stasiun MRT little india. Kalau yang ingin bepergian menggunakan bis, hotel ini pun letaknya dekat halte di selegie street dan rochor street. Dekat sini pun ada 7 eleven. Hotel ini termasuk hotel bintang 4. Saya menempati kamar superior. Fasilitas yang di dapat air mineral tiap hari 2 botol (tp ukuran botolnya kecil), ada hair dryer, lemari pendingin, deposit box. Setiap hari handuk selalu diganti. Tapi sayang, ukuran kamarnya kecil, dan wifinya harus bayar. Di lobi disediakan beberapa pc kalau yang mau pake internetan gratis.


Sampai di hotel sekitar jam 12an. Kami langsung check in. Siang itu juga langsung menuju vivo city. Dan inilah pertama kali anak-anak dan juga saya mencoba MRT. Dari hotel kami berjalan kaki menuju stasiun little india dengan melewati pedestrian yang cukup lebar membuat pejalan kaki merasa nyaman dan tidak kepanasan.Di sinilah anak-anak diajarkan untuk disiplin dalam menyeberang jalan.
Sampailah kita di stasiun MRT little india. Terlihat decak kagum anak-anak terhadap sistem moda transportasi MRT ini. Terutama kak syifa yang expresif. Sewaktu menunggu MRT tiba, ia sempat bingung ketika melongok di balik kacanya tidak ada kursi kereta. Ia sangka kaca yang ada itu merupakan badan keretanya, ternyata hanya sebagai pembatas peron dan jalur kereta. Ketika kereta tiba, pintu kaca akan otomatis terbuka dengan sendirinya. Akhirnya terlontarlah celetukannya "wah... di sini hebat dan keren ya bunda" :)

Di vivo city,kami makan di Banquet, merupakan food court yang makanannya halal. Dari sini kita ke sentosa Island menggunakan sentosa express. Di sentosa tidak terlalu lama, hanya foto - foto sekitar universal studio dan ke siloso beach.
Pulangnya langsung ke orchard menuju toko buku Kinokuniya dan Takashimaya department Store,tetapi ternyata kami tidak menemukan apa yang dicari. Saat di sinilah syifa memintaku mengantarkan ke toilet. Tiba-tiba dari dalam toilet Syifa berteriak dengan kerasnya "Bunda....gimana ceboknya nih, aku gak ngerti! ". Dalam hati aku ngedumel, "Duh... ni anak bikin malu deh". Setelah kuhampiri dan kulihat sekeliling toilet ternyata aku juga ga menemukan shower untuk membersihkan bekas BAKnya. kulihat toilet yang disampingpun tidak ada juga. Akhirnya kubujuk ia untuk sementara pakai tisu aja. Sampai di hotel kujelaskan kalau singapore itu bukan negara yang mayoritas berpenduduk muslim, jadi tidak terlalu memperhatikan itu najis atau tidak. Karena di hotel pun tidak disediakan. Akhirnya setelah itu saya selalu menyediakan air mineral untuk keperluan bersuci.
Siloso Beach - Sentosa Island

Cuma numpang foto aja :-)

Malam itu, kami makan malam di ayam penyet Ria lucky plaza, orchad, merupakan tempat favorit wisatawan  indonesia. Karena anak-anak sudah rewel dan hari pun sudah malam, kami langsung pulang ke hotel.
Orchard

Hari kedua di singapore kami mengajak anak-anak ke snow city dan science centre. Menuju ke sana kami menggunakan MRT, turun di outram park station. Kemudian pindah ke jalur hijau (sebelumnya kami berada di jalur ungu) ambil yang menuju joo koon dan turun di stasiun jurong east. Kemudian sambung dengan bis no.66.
Di science centre ini anak-anak tidak terlihat antusias, mungkin karena penjelasannya pakai bahasa inggris. Science centre ini mirip dengan museum IPTEK yang di TMII. Kalo ditanya ke kak syifa, ia lebih suka yang di taman mini. Sedangkan di Snow City, saya cuma masuk sebentar. Kasihan ma baby, soalnya dingin banget. Walaupun sudah pakai jaket tebal, masih kedinginan. Anak-anak juga nggak sampai 1 jam, sudah keluar. Di snow city dilarang bawa kamera. Jadi mereka yang fotoin kita, nanti kalau kita minat sama fotonya, silahkan kita beli. 1 buah foto seharga SGD16.
Snow City





simulasi angin topan

Setelah istirahat di hotel sebentar, malamnya kami pergi ke Lau Pa Sat Festival Market. Lau Pa Sat merupakan pusat kuliner di singapur. Dari pagi sudah ada yang buka, tetapi lebih ramai pada malam hari. Karena salah satu jalanan di sampingnya juga di pakai. Jangan khawatir di sini ada juga beberapa makanan yang halal.
Lau Pa Sat Festival Market

Setelah perut kenyang kami pun melanjutkan perjalanan menuju merlion. Sengaja ke sana pada malam hari, karena ingin melihat pertunjukkan sinar laser yang diiringi alunan musik. Pertunjukan ini dipersembahkan oleh Marina Bay Sands dan ada setiap malam sekitar jam 20.00-21.30, saya kurang tahu waktunya yang pasti. Waktu saya di sana mulai pukul 21.30. pertunjukan ini berdurasi kurang lebih setengah jam. Ternyata di sana pun banyak orang yang menunggu pertunjukan ini. Karena ini termasuk wisata yang murah alias gratis :-) Sayangnya kami tidak membawa tripod, jadi hasil fotonya tidak maksimal :-(

Selesai melihat pertunjukan kami langsung pulang menuju hotel menggunakan bis. Sampai hotel langsung Packing,karena besok pagi sudah harus pulang ke tanah air tercinta. Tsaqif yang tahu besok pulang, nangis-nangis ga mau pulang. Masih ingin lama di singapore, katanya masih betah di sana. Ia bilang, " kalau ayah mau pulang, pulang aja dulu, tsaqif di sini aja sama Bunda " :-D

Saat subuh teringat kalau kita belum beli oleh-oleh. Akhirnya setelah shalat subuh ayah langsung pergi ke mustafa centre. Mustafa centre merupakan pusat perbelanjaan yang buka 24 jam, dan letaknya tidak jauh dari little india.
Selama di singapore ini biaya makan terasa mahal sekali. Satu kali makan bisa menghabiskan Rp 100rb- 150rb dengan 2 porsi makanan dan 4 macam minuman. Porsi makanan di sini besar, bisa untuk 1 orang dewasa+1 anak. Dan jangan beli aqua di sini, karena barang impor jadi lebih mahal di banding air mineral lain. Harga 1 botol aqua ukuran 600 ml di 7 eleven adalah SGD 2,2. Sedangkan harga 1 botol air mineral merk lain ukuran 1,5L adalah SGD1,2.
Ternyata dua hari masih kurang untuk kami......


Pertunjukan Laser

Comments

Post a Comment