Pagi itu di hari sabtu, kami harus meninggalkan phuket untuk menuju Bangkok. Sengaja kami ambil penerbangan pagi, supaya bisa langsung menggunakan hari itu untuk berkeliling Bangkok. Sebelum subuh kami sudah berangkat dari hotel. Sehari sebelumnya kami sudah memesan taxi menuju bandara dengan biaya 700 bath. Kalo siang hari biayanya 600 bath. Kami pesan taxi melalui travel agent yang terletak di depan hotel. Ternyata sampai bandara phuket terlalu dini. Bandara phuket tidak terlalu besar, tapi pada waktu subuh pun sudah ramai. Tidak lama sampai bandara, kami pun mencari mushola untuk sholat subuh. Letak mushola di lantai 2 . Musholanya bersih dan cukup besar. Kebanyakan yang menggunakan mushola adalah pekerja bandara yang muslim.
Sampailah kami di bangkok sekitar jam 09.30 di bandara Don Mueng. Kami menggunakan taksi menuju hotel. Awalnya sang sopir nggak tau alamat hotelnya. Kemudian kami perlihatkan print out pemesanan hotel yang disana juga tertera nama hotel berupa tulisan thailand yang seperti cacing itu. Oh, ya tidak semua sopir taxi bandara bisa berbahasa Inggris. Selama kami di Thailand, awalnya orang - orang menyangka kami juga orang Thai, termasuk oleh pramugari pesawat yang kami tumpangi dari phuket menuju Bangkok. Mereka berbicara pada kami dengan bahasa thai, setelah mereka tahu kami dari Indonesia, mereka baru mengerti dan setelah itu mereka hanya senyum-senyum saja.
Hotel yang kami pesan, Samran Place letaknya di Petchaburi Road, tidak jauh dari BTS Ratchathewi. Hotel ini sebenarnya hotel lama, dan furniturenya juga sudah jadul. Tapi secara keseluruhan hotel ini bersih sih dan lumayan murah. Karena walaupun waktu itu peak season, rate yang ditawarkan sekitar Rp. 350.000, lumayan murah untuk hotel bintang 3. Mengapa kami memilih hotel ini? Karena letaknya tidak jauh dari tempat yang menjual makanan halal, tepatnya disekitar mesjid Darul Aman, dan juga dekat BTS Sky Train. Sebenarnya di sebelah hotel ini ada hotel lain yang lumayan lebih bagus, tetapi ketika kami coba booking ternyata sudah full. Namanya Bangkok City Hotel. Jadi kalau peak season, sepertinya harus booking dari beberapa bulan sebelumnya.
 |
| Hotel Samran Place di waktu malam hari |
Karena saat itu weekend, maka setelah check in hotel, kami langsung menuju Chatucak market. Pasar ini hanya buka ketika weekend dan areanya luas sekali. Kalau sudah di dalam suka bingung, menuju pintu masuk awal tadi dimana :-) Kalau di chatucak ini harus jago nawar, dan saya lemah soal ini. Saya akui memang tidak terlalu lama di chatucak, maisa sudah rewel, mungkin sudah jalan sejak dini hari. Yang paling saya nikmati di chatucak adalah minum coconut ice creamnya, seger banget, apalagi pas siang bolong. Eeh... ketika saya sedang mengantri membeli kok kebanyakalagin orang indonesia ya? Dan memang ditengah - tengah pasar Chatucak, ketemunya orang Indonesia :-D
Bagi yang muslim tidak perlu bingung mencari makanan halal di chatucak. Untuk mengetahui dimana saja kita mencari makanan halal bisa dilihat diulasan
makanan halal di Phuket dan Bangkok. Pasar chatucak ini lumayan panas, sebaiknya membawa payung dan menggunakan pakaian yang menyerap keringat. Oh ya, dekat pasar Chatucak ini ada sebuah taman yang lumayan luas dan bagus, sehingga kita bisa istirahat sambil ngadem dan membawa anak-anak bermain.
 |
| salah satu sudut chatucak park |
 |
| kondisi dalam chatucak market |
 |
| ketemu yang jual goreng serangga |
 |
| tempat makan halal yang murah |
Jika ingin ke chatucak bisa naik BTS yang Sukhumvit line turun di Mochit station. Dan Mochit adalah pemberhentian yang terakhir. Jangan takut dan bingung, karena kita akan mudah mendapatkan jalur-jalur BTS, MRT, atau pun jalur untuk chao phraya tourist boat. Di setiap BTS station ataupun pier kita akan mudah mendapatkan peta jalur transportasi umum. Untuk pembelian ticket BTS selain melalui counter, bisa juga menggunakan fending machine. Sehingga kita tidak perlu antri terlalu lama.
 |
| ticket vending machines |
Dari Chatucak, kami ingin mencari jersey KW yang katanya mirip yang original. Jersey ini titipan mertua juga untuk anak-anak, salah satu yang dijadikan alat untuk membujuk mereka tinggal :-D Letak toko - toko yang menjual jersey di Supachalasai Soi 10. Untuk menuju National Stadium kita turun di Siam station kemudian ganti line yang menuju National Stadium. Dari Siam hanya 1 station dan merupakan station yang terakhir. Rata- rata jersey bola ukuran dewasa di hargai 300-350 bath, sedangkan jersey bola untuk anak-anak sekitar 250 bath.
Sampai hotel sudah sore. Dan rumaisa pun sangat lelah sekali, sehingga selepas maghrib ia tidak berhenti menangis sampai tertidur kelelahan dan begitu juga dengan saya, sampai tidak makan malam. Tapi saya bersyukur saat itu tidak makan malam, karena keesokan harinya, suami mengalami masalah dengan pencernaannya.
oya termasuknya mahal ga harga jersey segitu ? soalnya gatau kalau dirupiahin jadi berapa ..haha
ReplyDeleteKalau dirupiahkan sekitar 100rb-an
Delete