Foto Keluarga
Finally........ kesampaian juga foto bareng anak-anak di studio foto. Sejak anak baru satu ingin banget foto bareng. Tapi ada aja kendalanya. Setiap lewat margonda kami berdua suka lihat foto - foto yang gayanya lucu dan unik di salah satu studio foto. Jadi mupeng setiap lewat situ. Kami sudah berencana bahwa suatu waktu nanti kami akan berfoto di sana. Kemudian lihat hasil foto-foto punya teman-teman yang sudah pernah foto di sana, wow..... baguuus. Tambah mupeng deh. Gayanya yang nggak formil itu menjadikan hasil fotonya unik.
Sampai sudah punya 3 orang anak, baru deh kesampaian rencana tersebut. Pertama kita merencanakan mau pakai baju apa? akhirnya kita cari yang simple aja yang semuanya punya. Bawahannya pake blue jeans. Atasannya bingung, mau pakai apa? pake baju putih? ah tapi pengennya warnanya yang segar dan terang gitu. Kemudian ketika di lihat - lihat baju yang paling banyak, yang hampir semua anggota keluarga punya dan warnanya terang adalah kaos berwarna merah. Akhirnya kita sepakat memakai kaos warna merah. Saat itu ayah belum punya baju berwarna merah, maka pulang kantor ia pun hunting kaos polo berwarna merah :-)
Untuk yang tinggal di daerah depok dan sekitarnya, studio ini bisa menjadi salah satu yang direkomendasikan (nggak bermaksud promosi lho). Nama studionya Mari Pro, letaknya di Jalan Margonda, dekat dengan stasiun UI dan tempat jual Es Pocong, salah satu kuliner yang pernah di liput di TV.
Kita bisa memilih paket. Bisa paket keluarga atau perorangan. Kalau paket keluarga itu kita akan mendapatkan 5 hasil foto (ukuran 5R) beserta soft copynya dan salah satunya dicetak dengan ukuran 12 R, kemudian di beri frame minimalis. Harga paketnya untuk jumlah anggota keluarganya 3 orang 250 ribu, untuk 5 orang 425 ribu, yang diatas 5 orang saya lupa :-)
Saya sendiri memilih paket perorangan, yaitu orang pertama dikenakan biaya 45 ribu,yang berikutnya 10 ribu bagi masing-masing orang. Itu hanya mendapat 1 foto ukuran 5R beserta soft copynya. Tetapi kalau mau ambil tambahan foto lagi, dikenakan biaya 50% dari harga foto pertama dan tetap diberikan soft copynya.
Ketika pemotretan kita diarahkan gayanya. Sebenarnya gayanya sih simple yang bisa dilakukan oleh anak-anak juga. Ketika pemotretan kami sering di suruh teriak aaaaaa ,atau eeeeee atau iiiiiii kencang - kencang. Sehingga jadilah hasilnya seperti itu. Dalam pemotretan ini kami diambil gambarnya sebanyak 23 kali. Nanti tergantung kita, mau mengambil berapa lembar setelah kita pilih hasilnya. Akhirnya kami mengambil 6 foto, itu pun setelah menahan diri supaya tidak kalap :-). Biaya yang harus dikeluarkan untuk 6 foto tersebut 297.500 rupiah. Sayangnya dede Maisa susah sekali diajak senyum atau ketawa, malah kebanyakan bengong. Mungkin ia bingung ini pada mau ngapain ya? Sepertinya di dalam pikirannya kenapa aku diangkat, kemudian diturunkan lagi, di suruh duduk dan ganti- ganti posisi? So.... inilah hasilnya....





Fotonya bagus-bagus...
ReplyDeletehe...he...terinspirasi dari foto-foto dirimu :)
Deletehasilnya bagus2 :)
ReplyDeleteAlhamdulillah. Setelah bertahun-tahun perencanaannya baru kesampaian sekarang :-)
Deletewah... jadi pengen punya foto keluarga kaya gini mba...
ReplyDeleteseruu ya sepertinya...
Ayo ajak keluarganya foto bareng mak. Serasa jadi foto model majalah sehari :-D
Delete