Syifa sang Macan ompong

Melihat dari judulnya bukan berarti syifa itu buas. Ia anak yang baik dan manis, kecuali memang ia kesal sekali atau cemburu berat ia akan terlihat buas seperti macan.
Pada akhirussanah TKIF Al-Fikri awal juni kemarin ia terpilih menjadi macan. Kata gurunya ketika audisi kemarin syifa memang benar2 serius menunjukkan bagaimana tampangnya bisa sangar seperti macan. Itulah syifa, ketika ia diberi sebuah peran dalam pementasan drama atau tarian ia akan sangat serius dalam berlatih. Dirumahpun begitu, dalam waktu senggang aku sering melihatnya berlatih sendiri untuk peran2 dalam pementasannya. Baik itu ketika ia menjadi angin, semut, pohon, ataupun yang lainnya. dan peran terakhir kemarin adalah macan. Ia akan berlatih dengan menakuti adiknya, dan adiknya akan berlari ketakutan. ketika ia melihat adiknya ketakutan, syifapun akan senang dan tertawa terbahak2.
Seminggu sebelum penampilannya ternyata gigi serinya lepas kedua duanya. Ketika pulang sekolah, kakak langsung cerita kalau teman2 mentertawakannya karena macannya ompong. kemudian aku beri pengertian gapapa ompong, kan yang copot gigi serinya saja. kalau macan itu adanya gigi taring, kak syifa kan gigi taringnya masih lengkap. "oooh gitu ya bunda, kata syifa".
Yang aku herankan dari sekarang, ketika aku ajak berlatih agak serius untuk segi kognitifnya responnya sangat berbeda sekali. Ia akan banyak mencari alasan untuk menolaknya. Entahlah, aku bertanya-tanya kapankah ia siap untuk bisa lebih serius dan agak diberi pembebanan sedikit? apakah ia memang belum matang? walaupun untuk emosinya, aku melihatnya ia sudah ada kemajuan. yaaah.... smoga ketika ia sudah di SD, dengan sendiri ia akan menyadari kewajibannya sebagai pelajar. Smoga....

Comments

Popular posts from this blog

Johor baru - singapore trip (part 1)

Johor Bahru - Singapore trip (Part 4)

Ayer - Mutiara Kepulauan